
“Dan Diantara Tanda-tanda (Kebesaran) -Nya Ialah Dia Menciptakan Pasangan-pasangan Untukmu Dari Jenismu Sendiri, Agar Kamu Cenderung Dan Merasa Tenteram Kepadanya, Dan Dia Menjadikan Diantaramu Rasa Kasih Dan Sayang. Sungguh, Pada Yang Demikian Itu Benar-benar Terdapat Tanda-tanda (Kebesaran Allah) Bagi Kaum Yang Berfikir”
{ Q.S : Ar-Rum : 21 }
Insya Allah Acara Akan Dilaksanakan Pada :
Love Story
Tidak ada yang menyangka bahwa sebuah event basket antar-SMA akan menjadi awal dari perjalanan panjang dua hati yang akhirnya dipersatukan.
Saat itu kami hanyalah dua remaja yang sedang menikmati masa putih abu-abu. Kami berasal dari sekolah yang berbeda. Ia datang sebagai salah satu peserta pertandingan basket yang mewakili sekolahnya, sementara aku sibuk menjadi panitia yang memastikan seluruh acara berjalan lancar.
Di tengah ramainya sorak penonton dan pantulan bola di lapangan, takdir mempertemukan kami. Awalnya hanya saling melihat sekilas. Senyum sederhana yang tak pernah kami sangka akan menjadi awal dari sebuah kisah yang begitu panjang.
Setelah acara selesai, komunikasi kami mulai terjalin. Dari obrolan singkat yang awalnya hanya sekadar menanyakan kabar, perlahan berubah menjadi cerita tentang mimpi, harapan, dan keseharian. Hari demi hari, kami semakin mengenal satu sama lain.
Waktu terus berjalan. Masa SMA pun berakhir.
Kami melanjutkan pendidikan ke kampus masing-masing. Dunia perkuliahan menghadirkan tantangan baru. Jadwal yang padat, tugas yang menumpuk, hingga kesibukan organisasi sering kali membuat kami sulit bertemu. Tidak sedikit pula perbedaan pendapat yang memicu pertengkaran kecil.
Ada masa ketika rasa lelah membuat kami bertanya, "Apakah hubungan ini masih bisa bertahan?"
Namun setiap kali hampir menyerah, kami selalu mengingat bagaimana semua ini dimulai. Kami belajar bahwa mencintai bukan hanya tentang rasa bahagia, tetapi juga tentang memilih untuk tetap bertahan saat keadaan tidak selalu baik-baik saja.
Kami tumbuh bersama. Belajar saling memahami, saling memaafkan, dan saling menguatkan. Perlahan, hubungan kami bukan lagi tentang dua orang yang sedang jatuh cinta, tetapi tentang dua orang yang sedang belajar menjadi pasangan hidup.
Setelah menyelesaikan pendidikan, kami mulai memasuki dunia kerja. Babak baru kehidupan kembali menguji kami. Kesibukan pekerjaan, tanggung jawab yang semakin besar, dan waktu yang semakin terbatas menjadi tantangan berikutnya.
Tetapi kali ini kami sudah jauh lebih dewasa.
Kami sadar bahwa cinta bukan tentang selalu memiliki banyak waktu bersama, melainkan tentang bagaimana kami tetap saling hadir di tengah segala kesibukan. Saling mendukung setiap langkah, merayakan setiap pencapaian, dan menguatkan ketika salah satu sedang merasa lelah.
Bertahun-tahun perjalanan kami lalui. Dari remaja yang saling mengenal di sebuah lapangan basket, kami tumbuh menjadi dua orang dewasa yang telah melewati begitu banyak cerita bersama.
Hingga akhirnya tiba hari yang selama ini kami impikan.
Dengan penuh keyakinan, kami memutuskan untuk mengikat janji suci dalam sebuah pernikahan.
Hari itu bukanlah akhir dari kisah kami.
Justru hari itu adalah awal dari perjalanan baru.
Konfirmasi Kehadiran
Tiada Yang Dapat Kami Ungkapkan Selain Rasa Terimakasih Dari Hati Yang Tulus Apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/i Berkenan Hadir Untuk Memberikan Do’a Restu Kepada Kami
Berikan Ucapan Spesial Anda Disini :